Selasa, 01 Desember 2015

Mengudara

Bukan tersesat
Melainkan hampir
Melanglang di udara
Mengudara.. Mencari pendaratan yang layak
Yang cukup, yang pantas
Yang pantas untuk dipataskan

Belum saja mungkin
Hanya belum,
Sejak lama sudah menitah arah angin

Cukup luas namun tak layak
Sempit kadang ternyata layak
Masih...
Dan hanya masih..

Di udara..

Desember 1, 2015
-Tria Oktarianty-

Senin, 22 Juni 2015

dia

Dia diam
Ketika dia bertanya ada apa dengan diam
Dia diam
Ketika dia mendekat lalu berbisik terheran apa makna dalam diam

Dalam mulut, banyak kata
Dalam ruang, tiada kata

Semua terungkap dalam batu yang semalam diberikan kepadaNya
Baru semalam, dia hadir, bicara, lalu pergi
Lalu Dia..
Tetap diam, sementara dia bicara

"dia tidak kemana-mana .."

June, 2015
~Tria Oktarianty~

Selasa, 17 Maret 2015

Biarkan ..

Jika hidup telah membawa pada masa yang seharusnya
Biarkan ..
Jika hati telah menutup diri untuk segala konyol
Biarkan ..
Jika fikir jauh lebih dominan ketimbang ‘rasa’
Biarkan ..

Kadang hidup harus jauh lebih berfikir
Tak seperti ketika tertidur lelap memang
Tak ada bunga di atas awan
Tak ada pelangi disaat siang
Tak ada teduh, yang ada gersang berkepanjangan

Tapi semua ada waktunya, bukan?
Ketika sang gersang hidup lebih lama
Hanya percaya, semua yang hidup akan terganti
Entah dengan apa?
Keringat yang berbuih karena tulus

Selalu menjadi indah setelahnya ..


~Tria Oktarianty~

Trust me !!

Kadang mulut tak sebebas hak nya
Kadang hati tak seindah yang tergambarkan
Kadang fikir tak sekosong yang diciptakan

Tapi kadang
Yang diangggap ‘kadang’, menjadi ‘harus’
Yang dianggap ‘tidak harus’, menjadi ‘harus’
Yang dianggap ‘tidak’, menjadi ‘harus’

Hanya katakan
Ketika jalan yang disetujui telah membuka pintu
Hanya cukup berjalan perlahan
Berlari di atas nya
Untuk segera  lepas bermartabat

Karena tak ada satupun yang izinkan
Mati ditengah jalan ..

Percaya saya ..!

~Tria Oktarianty~

Kadang takut bukan lucu

Tidak semua akan berjalan di atas beton kokoh sambil terbahak
Seutas tali telah siap ketika waktunya telah tiba untuk menggantikan
Kadang terang yang kita akui sebagai terang
Tanpa disengaja, tanpa kita tahu waktunya, tanpa kita mengerti mengapa harus
Semua terjadi ..

Esok,
Benar ..
Adalah hal yang kadang justru menjauh dari dugaan
Karena itu disini ada yang tak pernah berani menduga

Apa katanya?
Takut sebagai hal yang lucu
Lalu salahkah?
Hanya yakin semua nya bisa menjadi pasti

Aku telah hidup jauh lebih lama dari ini

~Tria Oktarianty~

Kamis, 08 Januari 2015

Satu halaman

Satu halaman telah habis kau tulis
Selamat datang dalam putih yang baru
Silahkan mengarang apapun yang kau inginkan
Asal tatap mu tak menoleh ke lain arah

Satu halaman telah kubakar habis
Yang kukira tak ada guna sekalipun terbaca
Itu milikmu ..

Waktu nanti
Akan kau perlihatkan jika tak hanya satu halaman mampu terbeli
Tak hanya satu halaman mampu terisi
Tak juga satu halaman saja lukisan akan kau ukir indah disana

Jangan hilang akal
Buat mereka kehilangan amunisinya
Cukup hanya kau yang tahu jika dia datang
Jangan terbeberkan
Atau puisi ini tak akan ada artinya untukmu ..


Ku tunggu kau disana ..



~ Tria Oktarianty ~

Senin, 05 Januari 2015

Biar angin mencari jalan

Teman, aku dengar ceritamu ..

Ramai dalam hati yang berkecamuk
Menjadi liar, menjadi rasa yang dulu tak sempat terbayangkan ada
Aku tahu .. Aku rasa..

Teman, biar kuberi tahu ..
Terlahir untuk hidup 
Untuk berharap
Tapi kadang juga untuk merelakan harapan itu terganti

Biarkan angin memilih jalan
Jika ternyata badai telah memilih usai di tempatmu..
Maka tersenyumlah ..
Dunia tercipta bukan hanya untuk badai
Mana pelangimu?

Tatapmu bukan untuk ke belakang lagi..
Kejar sayang ..
Cari istana dimana kau seharusnya berdiam
Temukan dan miliki
Sambil kau berusaha menjadi ratu yang bijak dalam istanamu sendiri ..



~Tria Oktarianty~